Seputar Sejarah Internet di Indonesia dari Tahun ke Tahun, Lengkap

Istilah dari internet sudah menjadi hal yang biasa saja di telinga kita. Dimana pada zaman yang sekarang ini banyak orang yang mengerti dengan apa itu internet. Mulai dari itu dikalangan anak kecil hingga pada generasi orang dewasa. Namun tidak tahukah anda kalau internet tidak secanggih seperti apa yang ada di zaman sekarang. Bahkan dari masa ke masa terus menghadapi sebuah perubahan yang dilakukan oleh para ilmuwan terhadap internet.

Sebelum internet itu muncul seperti pada saat ini, terdapat sebuah teknologi komunikasi yang berbasis digital pada waktu dulu. Akan tetapi hal ini belum secanggih dengan masa sekarang. Jika teknologi yang ada sekarang itu dinamakan internet, sementara pada zaman dulu teknologi dipopulerkan dengan nama sebagai sistem telegraf. Ini merupakan sebuah nama yang sudah dianggap sebagai asal mulanya timbul internet.

Sistem tersebut muncul mulai dari abad yang ke 19 atau 100 tahun sebelum adanya internet. Pada masa itu para pengguna sudah menggunkanannya secara meluas di tahun 1990-an. Bahkan sistem telegraf ini sudah dipercayai, sebelum komputer yang berbasis modern keluar, dimana komputer modern itu sebagai pengiriman data pada media elektromagnetik, misalnya radio dan kabel. Namun teknologi tersebut masih terbatas karena bisa menghubungkan 2 perangkat komputer.

Akan tetapi seiring berjalanya waktu, dimana para pengguna pada zaman sekarang semakin terpopuler dengan internet. Industri internet kini menjadi luas dikalangan setiap manusia yang ada diseluruh dunia. Dengan begitu ini akan membuat para pengguna bisa menikmati internet dari mana saja, kapanpun dan dimanapun yang mereka mau. Jika kita melihat dari sebuah tabel yang diambil pada emarketer.com dimana kita bisa melihat kalau Indonesia berperingkat keenam dalam dunia penggunaan internet.

Sejarah Internet di Indonesia

Lalu bagaimana dengan sejarah internet yang ada di Indonesia? Jika anda bertanya mengenai hal demikian, maka kami disini akan membahas sejarah internet yang ada Indonesia. Tunggu apa lagi langsung saja simak penjelasan yang ada dibawah ini.

Sejarah Internet di Indonesia

Jaringan komputer masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an dan melibatkan 5 unversitas yang saling terhubung, diantaranya adalah Universitas Terbuka (UT), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dari 5 universitas tersebut dimana mereka memiliki fasilitas dial-up atau disebut sebagai UNInet. Namun saying sekali jaringan tersebut tidak bisa berkembang, disebabkan ada kendala terhadap infrastruktur.

Tahun 1986-1987

Amatir Radio Club (ARC) Tahun 1986-1987

Berawal dari Amatir Radio Club (ARC) ITB pada tahun 1986 dimana ini mendatangkan tulisan-tulisan dalam kegiatan amatir radio. Dengan pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 dari Harya Sudirapratama dimana ini sebagai modal untuk komputer Apple II dari Onno W.Purb dengan belasan orang yang tergolong anak muda dari ITB, seperti Harya Sudirapratama, J. Tjandra Pramudito, Suryono Adisoemarta bersama Onno W. Purbo. Berguru pada yang sudah senior amatir radi, misalnya Robby Soebiakto, Achmad Zaini dan Yos.

Dimana mereka belajar bersama agar bisa mengetahui paket radio di band 40 m dan kemudian didorong pada TCP/IP. Nah merekalah yang memulaikan untuk mengkaitkan sebuah jaringan yang amtir pada BBS (Bulletin Board System). Hal ini merupakan jaringan yang e-mail store and forward bisa mengkaitkan berbagai server BBS diseluruh dunia. Dengan begitu ini akan membuat email tersebut bisa berjalan secara lancar.

Tahun 1989-1990

Sejarah Internet di Indonesia

Dimulai dari sebuah mailing list yang pertama, yakni [email protected]. Dimana ini sebuah tempat diskusi dari mahasiswa antar mahasiswa yang berada di Indonesia untuk memasuki sebuah pendidikan yang ada diluar negri. Mailing list tersebut mulai terus berkembang, apalagi di bagian host server ITB dan juga egroups.co. Sehingga mailing list ini menjadi sebuah sarana yang paling terbaik dalam hal pembangunan sebuah komunitas internet yang ada di Indonesia.

Pada awal tahun 1990-an Onno W. Purbo yang dalam waktu itu di negara Kanada bersama dengan rekan-rekan dari amtir radio Indonesia melakukan komunikasi dengan menggunakan amatir radio yang berasal dari Indonesia. Bersama peralatan PC/XT serta Walkie-Talkie dan band 2 m dapat melakukan sebuah komunikasi antara Indonesia dengan Kanada secara lancer melalui sebuah jaringan yang amatir radio.

Tahun 1992-1994

Salah satu teknologi paket dari radio TCP/IP dapat diadopsi oleh berbagai rekan-rekan BPPT, LAPAN, ITB dan juga UI. Dengan begitu ini akan menjadi sebuah tumpuhan dari PaguyubanNet. Amatir Packet Radio Network atau disingkat AMPR-Net menggunakan sebuah IP pertama yang dikenal dengan domain bernama AMPR.org serta IP 44.132.

BPPT dapat mengoperasikan gateway dengan bekerja pada suatu band 70 cm. Dimana hal ini bisa digunakan dengan  OS DOS dan PC 386 yang menjalankan sebuah program NOS untuk gateway paket radio dari TCP/IP.

Tahun 1994-1995

dial-up dari IndoNet Tahun 1994-1995

Pada tahun 1994-an, IndoNet mulai bekerja ini merupakan ISP komersial yang pertama. Sambungan awal dari internet dilakukan dengan menggunakan sebuah dial-up dari IndoNet. Pada awal untuk mengakses IndoNet ini menggunakan mode shell account dengan teks pada browser Lynx dan sebuah e-mail klien pine di server AIX.

Mulai dari 1995 berbagai BBS yang ada di Indonesia, misalnya Clarissa yang memberikan pelayanan melalui jasa akses telnet menuju luar negri dan menggunakan remote browser dari Lynx pada AS, sehingga penggunaan internet yang ada di Indonesia bisa terakses (HTTP).

Sejak dari tahun yang ke 1994 internet mulai timbul di Indonesia dan disertai dengan domain yang terpopuler, yakni ID (TLD ID) sebagai primer untuk server UUNET. Kemudian dilanjutkan domain yang bertingkat dunia.  ISP pertama yang ada di Indonesia, yaitu IPTEKnet yang menghubungkan pada internet dengan bandwidth 64 kbps.

Tahun 1995-Sekarang

Dengan beriringnya waktu akses internet dari Indonesia mulai terus berkembang. Indonesia dijuluki sebagai teknologi informasi dan komunikasi yang mengikuti perkembangan.

Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merupakan lembaga yang bisa memperkirakan penggunaan terhadap internet yang ada di Indonesia. Dimana Indonesia pada tahun 2014 yang lalu mencapai kurang lebih 88 juta dan ini diperkirakan kembali karena terus meningkat dengan diiringi teknologi pada mobile yang bertambah canggih dan terjangkau (MFHP).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*